<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<HTML><HEAD>
<META http-equiv=Content-Type content="text/html; charset=iso-8859-1">
<META content="MSHTML 6.00.2900.2180" name=GENERATOR>
<STYLE></STYLE>
</HEAD>
<BODY bgColor=#ffffff>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Sebelumnya mohon maaf untuk nimbrung diantara dua
pendekar "langitan" di jagad maya yang perbincangannya selalu bersifat
inspiratif.</FONT></DIV>
<DIV> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Menurut saya pertemuan Tripartite memang telah
macet, details nya saya tidak tahu, karena kurang info. Terimakasih untuk Bung
YHG untuk Rekomendasi yg</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>dilampirkannya, namun menurut saya rekomendasi itu
sangat umum sifatnya. Dan terasa memihak pada kelompok majikan dan juga
pemerintah, sebagai</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>wakil negara yang seharusnya netral dalam mengatur
ranah yang pelik ini.</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Kepemihakan itu mencuat di ad 2 dlm formulasi
"menolak keterlibatan pihak-pihak yang tidak terkait". Sebagai bukan pakar
ketenagakerjaan, saya belum lama ini di Eropa</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>mau tak mau mengikuti demo jutaan mahasiswa, buruh
dan massa partai-partai kiri, terutama sosialis dibanyak kota besar Prancis.
Pasalnya, pemerintah terkini yang</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>kanan, dlm kaitan Eropa terutama yang pro-majikan
dan konservatif, berulah untuk mengubah UU terkait dengan ketentuan bahwa
karyawan muda yang mulai bekerja</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>dapat di PHK segera tanpa tenggang waktu yg biasa.
Ini menurunkan jutaan (dlm satu hari pernah berjumlah 5 juta, menurut media).
Sangat banyak melihat pendudukk Prancis</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>yg "hanya" 80 juta, dibanding dengan Indonesia.
Akhirnya pemerintah MUNDUR dari usulnya tsb, PM nya "linglung" karena pemilu
sudah tidak jauh lagi.</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Demikian juga di Rep Ceko, tahun yang lalu sebuah
"gebrakan" kelompok majikan bersama partai-partai kanan supaya karyawan, jadi
bukan hanya buruh, dapat di PHK</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>tanpa disebut alasannya, dapat digagalkan RUU nya
di DPR oleh aliansi partai-partai kiri, terutama sosialis. Pemerintah, yg telah
8 thn dipimpim oleh Partai Sosdem, </FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>dalam tripartite tentu harus netral.</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Singkatnya, dalam level nasional industrial
relations adalah "politicum" par exellence, urusan politik 100%, karena ini
menyangkut penyelenggaraan negara dalam ranah</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>urusan-urusan umum (publik) dimana </FONT><FONT
face=Arial size=2>hubungan kerja sangat penting supaya negara dan rakyatnya itu
bisa hidup nyaman. Memisahkan industrial relations dari politik sangat tidak
bijaksana, dan kontra-produktif. Sangat mungkin </FONT><FONT face=Arial
size=2>setelah dapat melalui DPR dibuat UU Kerja yang modern, adil dan mutually
beneficial, dan tentu berlaku untuk seluruh negara, lalu di masing-masing
perusahan industrial relations itu dapat bersifat 100% urusan terkait. Tetapi
kalau terjadi sengketa, ini dapat merembet juga ketingkat nasional dengan segala
dampaknya.</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Saya setuju dengan pendapat Dr. Arief Budiman bahwa
dua hal itu memang saling terkait, dan betul juga bahwa seharusnya sudah ada
parpol di DPR yang langsung menyatakan </FONT><FONT face=Arial
size=2>komitmennya untuk berpihak pada kaum buruh dalam arti
membereskan secara adil UU dan segala peraturan yang diperlukan. Masalah besar
sekarang ialah kenyataan </FONT><FONT face=Arial size=2>"kooptasi" DPR oleh
pemerintah, sehingga jalur demokrasi pun macet, prinsip dalam sistem check and
balance dihapus, lalu industrial relations, dan mungkin banyak masalah lagi,
akan harus "turun kejalan" untuk mencari solusinya. </FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Situasi begini dapat menjurus seperti yang baru
terjadi di Thailand, sampai PM nya mundur, atau seperti dulu Marcos di Filipina
harus lengser juga.</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Sekian dulu, dengan salam tabik,</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2>Bismo DG</FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2></FONT> </DIV>
<BLOCKQUOTE
style="PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 5px; MARGIN-LEFT: 5px; BORDER-LEFT: #000000 2px solid; MARGIN-RIGHT: 0px">
<DIV style="FONT: 10pt arial">----- Original Message ----- </DIV>
<DIV
style="BACKGROUND: #e4e4e4; FONT: 10pt arial; font-color: black"><B>From:</B>
<A title=SADAR@netvigator.com href="mailto:SADAR@netvigator.com">ChanCT</A>
</DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>To:</B> <A title=HKSIS@yahoogroups.com
href="mailto:HKSIS@yahoogroups.com">HKSIS-Group</A> ; <A
title=mediacare@yahoogroups.com href="mailto:mediacare@yahoogroups.com">Post
MediaCare</A> ; <A title=ppiindia@yahoogroups.com
href="mailto:ppiindia@yahoogroups.com">Post PPIIndia</A> ; <A
title=hankam@yahoogroups.com href="mailto:hankam@yahoogroups.com">Posting
Hankam</A> ; <A title=IndoUsaMil@yahoogroups.com
href="mailto:IndoUsaMil@yahoogroups.com">Posting IndoUsaMil</A> ; <A
title=marinir@polarhome.com href="mailto:marinir@polarhome.com">Posting
Marinir TNI/AL</A> ; <A title=nasional-list@yahoogroups.com
href="mailto:nasional-list@yahoogroups.com">Posting Nasional</A> ; <A
title=tionghoa-net@yahoogroups.com
href="mailto:tionghoa-net@yahoogroups.com">Posting Tionghoa-net</A> ; <A
title=wahana-news@yahoogroups.com
href="mailto:wahana-news@yahoogroups.com">Posting Wahana-news</A> ; <A
title=X-PPI_Se-Eropa77-87@yahoogroups.com
href="mailto:X-PPI_Se-Eropa77-87@yahoogroups.com">Posting X-PPI '77-'87</A>
</DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>Sent:</B> Tuesday, May 09, 2006 9:35 AM</DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>Subject:</B> [nasional-list] Re:YapHG ==>
Rekomendasi KTT Tripartit Nasional, 19 Jan '06</DIV>
<DIV><BR></DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS">Bung YapHG yb,</FONT></DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"> Tak usah bingung, pertemuan
tripatit setelah mentok, masing-masing mempertahankan pendapatnya dan belum
ada kesepakatan untuk melahirkan kesimpulan bersama. Sedang demo 1 May
Buruh juga tegas menentang revisi UU no.13/2002, Pihak Pemerintah, dalam hal
ini wapres JK, tidak seharusnya berkeras menantang kaum Buruh, untuk merevisi
UU No.13/2003 itu. Inilah pemicu demo 3 May yang menimbulkan kerusuhan, yang
seharusnya tak usah terjadi. </FONT></DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"> Dan, perhatikan berita
dibawah, yang melaporkan wapres JK ke polisi ternyata bukan PRD juga bukan
PDIP (Tjiptaning) yang lebih dahulu menuding wapres JK provokator, tapi PB
HMI, mahasiswa Islam yang tampil didepan.</FONT></DIV>
<DIV>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=4><B>Jusuf Kalla
Dilaporkan Ke Polisi</B></FONT><BR><FONT
face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=2>Senin, 08 Mei 2006 | 13:37
WIB </FONT></P>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=2><FONT
color=#666666><B>TEMPO <I>Interaktif</I></B></FONT>, <FONT
color=#666666><B>Jakarta</B></FONT>: Wakil Presiden Jusuf Kalla dilaporkan ke
Kepolisian Metro Jakarta Raya hari ini (8/5). Pelapornya Pengurus Besar
Himpunan Mahasiswa Islam- Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI – MPO) menuduh
Jusuf Kalla memprovokasi buruh pada aksi 3 Mei lalu. <BR><BR>“Wakil Presiden
diakui atau tidak menjadi aktor utama pemicu kemarahan buruh akibat
pernyataannya, “kata Sekretaris Jenderal PB HMI,Ilham Munajat di Polda Metro
Jaya hari ini. <BR><BR>Dalam laporan polisi, Jusuf Kalla dianggap melanggar
KUHP pasal 406 jo 375 mengenai pernyataan yang memicu perusakan. Menurut
Ilham, aksi buruh pada 1 Mei 2006 yang menolak revisi UU No 13/2003
berlangsung damai setelah Komisi IX menyatakan tak akan melakukan revisi
terhadap peraturan tersebut. <BR><BR>Namun, pada 2 Mei 2006 , Jusuf Kalla
mengeluarkan pernyataan di beberapa media massa bahwa pemerintah akan
melakukan revisi, tetapi itu setelah ada kajian dari perguruan tinggi.
“Pernyataan itu memicu aksi ricuh pada demo buruh 3 Mei lalu,”katanya.
<BR><BR>Yuliawati <BR></FONT></P>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=2>Salam,</FONT></P>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif"
size=2>ChanCT</P></FONT></DIV>
<BLOCKQUOTE
style="PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 5px; MARGIN-LEFT: 5px; BORDER-LEFT: #000000 2px solid; MARGIN-RIGHT: 0px">
<DIV style="FONT: 10pt arial">----- Original Message ----- </DIV>
<DIV
style="BACKGROUND: #e4e4e4; FONT: 10pt arial; font-color: black"><B>From:</B>
<A title=ouwehoer@centrin.net.id href="mailto:ouwehoer@centrin.net.id">Yap
Hong Gie</A> </DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>To:</B> <A
title=X-PPI_Se-Eropa77-87@yahoogroups.com
href="mailto:X-PPI_Se-Eropa77-87@yahoogroups.com">Posting X-PPI '77-'87</A>
; <A title=wahana-news@yahoogroups.com
href="mailto:wahana-news@yahoogroups.com">Posting Wahana-news</A> ; <A
title=tionghoa-net@yahoogroups.com
href="mailto:tionghoa-net@yahoogroups.com">Posting Tionghoa-net</A> ; <A
title=nasional-list@yahoogroups.com
href="mailto:nasional-list@yahoogroups.com">Posting Nasional</A> ; <A
title=marinir@polarhome.com href="mailto:marinir@polarhome.com">Posting
Marinir TNI/AL</A> ; <A title=IndoUsaMil@yahoogroups.com
href="mailto:IndoUsaMil@yahoogroups.com">Posting IndoUsaMil</A> ; <A
title=hankam@yahoogroups.com href="mailto:hankam@yahoogroups.com">Posting
Hankam</A> ; <A title=ppiindia@yahoogroups.com
href="mailto:ppiindia@yahoogroups.com">Post PPIIndia</A> ; <A
title=mediacare@yahoogroups.com href="mailto:mediacare@yahoogroups.com">Post
MediaCare</A> </DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>Sent:</B> Tuesday, May 09, 2006 10:09
AM</DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>Subject:</B> [nasional-list] Rekomendasi
KTT Tripartit Nasional, 19 Jan '06</DIV>
<DIV><BR></DIV>Bagi yang tidak mengikuti, sebenarnya Pemerintah sudah
men-fasilitasikan <BR>dialog dan perundingan kolektif antara wakil pengusaha
dan wakil <BR>pekerja/buruh, sejak tahun lalu<BR>Awal tahun ini pertemuan
Tripartit yang diwakili oleh pihak Pemerintah, <BR>Pekerja dan Pengusaha,
yang menghasilkan sebuah rekomendasi untuk menyusun <BR>program yang
menekankan sistem hubungan industrial yang harmonis, dinamis <BR>dan
berkeadilan.<BR><BR>Entah bagaimana dan oleh siapa kesepakatan Tripartit ini
dirusak, sehingga <BR>apa-apa yang sudah dicapai mundur kembali ke titik
nol, bahkan sekarang <BR>nampak ikut bermain unsur-unsur kepentingan
politik.<BR><BR>Untuk lebih jelasnya silahkan simak kutipan "Rekomendasi KTT
Tripartit <BR>Nasional."<BR><BR><BR><BR>REKOMENDASI<BR>KONVERENSI TINGKAT
TINGGI<BR>TRIPARTI NASIONAL<BR>(NATIONAL JAKARTA SUMMIT)<BR>JAKARTA,
19 JANUARI 2005<BR><BR><BR> Bahwa pada hari ini, Rabu,
tanggal sembilan belas Januari Tahun 2005 <BR>telah diselenggarakan
Konferensi Tingkat Tinggi Nasional (Nastional <BR>Tripartite Summit)
dihadiri oleh unsur-unsur yang terlibat dalam acara <BR>hubungan
internasional yaitu pimpinan serikat pekerja/serikat buruh, <BR>pimpinan
organisasi pengusaha (Apindo/KADIN) dan wakil pemerintah serta <BR>dihadiri
oleh lembaga ketenagakerjaan internasional, para pengusaha penerima
<BR>penghargaan Anugrah Lembaga Kerjasama Bipartit Tahun 2005 dan sejumlah
<BR>peninjau.<BR><BR><BR> Para peserta konferensi telah
mendengarkan dan mempelajari secara <BR>seksama pidato pembukaan konferensi
yang disampaikan oleh Wakil Presiden <BR>Republik Indonesia, pidato Direktur
ILO di Jakarta, serta paparan yang <BR>disampaikan oleh unsur tripartite
(wakil delegasi pemerintah, serikat <BR>pekerja/serikat buruh, dan
pengusaha) kemudian melakukan dialog secara <BR>intensif melalui proses
komunikasi yang terbuka, setara dan dilandasi oleh <BR>kesadaran atas
tanggung jawab bersama demi kepentingan bersama juga telah <BR>membahas
pengalaman-pengalaman masa lampau dalam melaksanakan Hubungan <BR>Industri
Pancasila (HIP) serta perubahan-perubahan mendasar yang terjadi
<BR>akhir-akhir ini yang menuntut perubahan mendasar dalam paradigma dan
sistem <BR>hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan
berkeadilan.<BR><BR><BR> Berdasarkan hal-hal tersebut
diatas maka Konferensi merekomendasikan <BR>pokok-pokok berikut ini
:<BR><BR>1. Dalam rangka mewujudkan hubungan industrial yang harmonis,
dinamis dan <BR>berkeadilan perlu disusun program aksi yang mampu menghadapi
kemajuan <BR>teknologi dan era globalisasi, mendorong pertumbuhan dunia
usaha secara <BR>sehat dan kompetitif dan selanjutnya mampu membuka
kesempatan kerja yang <BR>seluas-luasnya, memberikan perlindungan, serta
peningkatan kesejahteraan <BR>pekerja/buruh dan keluarganya.<BR><BR><BR>2.
Pelaksanaan hubungan industrial harus dilandasi oleh persamaan
<BR>kepentingan dan kemitraan yang setara antara pengusaha dan
pekerja/buruh, <BR>rasa saling menghormati, jujur, saling mempercayai,
melakukan dialog dan <BR>perundingan dengan itikad baik dan menolak
keterlibatan pihak-pihak yang <BR>tidak terkait.<BR><BR><BR>3. Untuk dapat
secara efektif menerapkan hubungan industrial, pelaksana <BR>ketiga unsur
tripatit yaitu pekerja/buruh, pengusaha dan pemerintah, harus
<BR>meningkatkan peran, fungsi, dan kompetensi masing-masing.<BR><BR><BR>4.
Pelaksanaan hubungan industrial perlu didukung oleh satu Lembaga
<BR>Kerjasama Tripartit/Bipartit yang terstruktur secara berjenjang mulai
<BR>tingkat perusahaan hingga tingkat nasional/global berdasarkan sistem
<BR>keterwakilan mitra sosial secara proposional.<BR><BR><BR>5. Melalui
perundingan kolektif antara wakil pengusaha dan wakil <BR>pekerja/buruh
didukung oleh Lembaga Kerjasama Bipartit di setiap perusahaan, <BR>perlu
diwujudkan syarat-syarat kerja yang non diskriminatif, pengupaha yang
<BR>adil berdasarkan produktivitas bekerja, sistem jaminan sosial yang
<BR>menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan, pengembangan karier
dan <BR>kualitas pekerja/buruh serta kesejahteraan buruh/pekerja serta
keluarganya.<BR><BR><BR>6. Program aksi pelaksanaan hubungan industtrian
dalam bentuk konvensi akan <BR>mebahas masalah-<BR> maslah
berikut :<BR> a. Mekanisme negiosasi upah dan penetapan
upah minimum<BR> b. Daya saing usaha, biaya produksi dan
sistem upah<BR> c. Pengembangan sumber daya manusia,
peningkatan produktivitas dan <BR>kesejahteraan
pekerja/buruh<BR> d. Masalah corporate social
responsibility hubungan industrial global<BR> e.
Mengeliminasi segala bentuk yang mengakibatkan ekonomi biaya tinggi
<BR>(high cost economy)<BR><BR><BR>7. Menyelenggarakan pertemuan Nasional
Tripartit (Tripartite Summit) setiap <BR>tahun dengan memilih topik agenda
tertentu.<BR><BR><BR>8. Mengkaji kembali berbagai peraturan perundangan
khususnya peraturan di <BR>bidang ketenagakerjaan<BR> Yang
dirasakan dapat menghalangi penciptaan situasi yang kondusif bagi
<BR>pemulihan ekonomi Indonesia.<BR><BR><BR> NAMA &
TANDA TANGAN:<BR>TIM PERUMUS KTT NASIONAL TRIPARTIT<BR><BR><BR>1. Muzni
Tambusai<BR>2. Myra M. Hanartani<BR>3. Payaman J. Simanjuntak<BR>4. S.
Lumban Gaol<BR>5. Masri Masyar<BR>6. Syukur Sarto<BR>7. Rustam Aksam<BR>8.
Syaiful DP<BR>9. Rekson Silaban<BR>10. Idin Rosidin<BR>11. Hasanuddin
Rachman<BR>12. Anthony Hilman
<BR><BR><BR><BR><BR><BR><BR><BR>------------------------ Yahoo! Groups
Sponsor --------------------~--> <BR>Get to your groups with one click.
Know instantly when new email arrives<BR><A
href="http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/yR.olB/TM">http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/yR.olB/TM</A><BR>--------------------------------------------------------------------~->
<BR><BR> <BR>Yahoo! Groups Links<BR><BR><*> To visit your group
on the web, go to:<BR> <A
href="http://groups.yahoo.com/group/nasional-list/">http://groups.yahoo.com/group/nasional-list/</A><BR><BR><*>
To unsubscribe from this group, send an email to:<BR> <A
href="mailto:nasional-list-unsubscribe@yahoogroups.com">nasional-list-unsubscribe@yahoogroups.com</A><BR><BR><*>
Your use of Yahoo! Groups is subject to:<BR> <A
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">http://docs.yahoo.com/info/terms/</A><BR> <BR><BR><BR><BR></BLOCKQUOTE><!-- |**|begin egp html banner|**| --><BR><BR>
<DIV
style="MARGIN-BOTTOM: 1px; WIDTH: 500px; COLOR: #909090; TEXT-ALIGN: right"><TT>SPONSORED
LINKS</TT> </DIV>
<TABLE cellSpacing=13 cellPadding=0 width=500 bgColor=#e0ecee>
<TBODY>
<TR vAlign=top>
<TD style="WIDTH: 25%"><TT><A
href="http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Conservative+politics&w1=Conservative+politics&w2=Bali+indonesia&w3=Indonesia+hotel&w4=Organizational+politics&c=4&s=97&.sig=aqQlHx9hjKCuxYDD0fUZOA">Conservative
politics</A></TT> </TD>
<TD style="WIDTH: 25%"><TT><A
href="http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Bali+indonesia&w1=Conservative+politics&w2=Bali+indonesia&w3=Indonesia+hotel&w4=Organizational+politics&c=4&s=97&.sig=29J6ykPv5mTiyYBlfdloxg">Bali
indonesia</A></TT> </TD>
<TD style="WIDTH: 25%"><TT><A
href="http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Indonesia+hotel&w1=Conservative+politics&w2=Bali+indonesia&w3=Indonesia+hotel&w4=Organizational+politics&c=4&s=97&.sig=OGSkV8BI5Is6AeCyDi7Tqw">Indonesia
hotel</A></TT> </TD></TR>
<TR vAlign=top>
<TD style="WIDTH: 25%"><TT><A
href="http://groups.yahoo.com/gads?t=ms&k=Organizational+politics&w1=Conservative+politics&w2=Bali+indonesia&w3=Indonesia+hotel&w4=Organizational+politics&c=4&s=97&.sig=ILbpGek3s_gV84wG_xFGfg">Organizational
politics</A></TT> </TD></TR></TBODY></TABLE><!-- |**|end egp html banner|**| --><!-- |**|begin egp html banner|**| --><BR>
<DIV style="WIDTH: 500px; COLOR: #909090; TEXT-ALIGN: center">
<HR style="WIDTH: 500px; BORDER-BOTTOM: 1px; TEXT-ALIGN: left">
<TT>YAHOO! GROUPS LINKS</TT> </DIV><BR>
<UL><TT>
<LI type=square> Visit your group "<A
href="http://groups.yahoo.com/group/nasional-list">nasional-list</A>" on the
web.<BR> </TT> <TT>
<LI type=square> To unsubscribe from this group, send an email
to:<BR> <A
href="mailto:nasional-list-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubscribe">nasional-list-unsubscribe@yahoogroups.com</A><BR> </TT>
<TT>
<LI type=square> Your use of Yahoo! Groups is subject to the <A
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">Yahoo! Terms of Service</A>.</TT>
</LI></UL><BR>
<DIV style="WIDTH: 500px; COLOR: #909090; TEXT-ALIGN: center">
<HR style="WIDTH: 500px; BORDER-BOTTOM: 1px; TEXT-ALIGN: left">
</DIV><BR></BLOCKQUOTE><!-- |**|end egp html banner|**| --></BODY></HTML>