<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<HTML><HEAD>
<META http-equiv=Content-Type content="text/html; charset=iso-8859-1">
<META content="MSHTML 6.00.3790.2666" name=GENERATOR>
<STYLE></STYLE>
</HEAD>
<BODY bgColor=#ffffff>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS">Bung YapHG yb,</FONT></DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"> Tak usah bingung, pertemuan
tripatit setelah mentok, masing-masing mempertahankan pendapatnya dan belum ada
kesepakatan untuk melahirkan kesimpulan bersama. Sedang demo 1 May Buruh
juga tegas menentang revisi UU no.13/2002, Pihak Pemerintah, dalam hal ini
wapres JK, tidak seharusnya berkeras menantang kaum Buruh, untuk merevisi UU
No.13/2003 itu. Inilah pemicu demo 3 May yang menimbulkan kerusuhan, yang
seharusnya tak usah terjadi. </FONT></DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"></FONT> </DIV>
<DIV><FONT face="Comic Sans MS"> Dan, perhatikan berita
dibawah, yang melaporkan wapres JK ke polisi ternyata bukan PRD juga bukan PDIP
(Tjiptaning) yang lebih dahulu menuding wapres JK provokator, tapi PB HMI,
mahasiswa Islam yang tampil didepan.</FONT></DIV>
<DIV>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=4><B>Jusuf Kalla
Dilaporkan Ke Polisi</B></FONT><BR><FONT
face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=2>Senin, 08 Mei 2006 | 13:37
WIB </FONT></P>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=2><FONT
color=#666666><B>TEMPO <I>Interaktif</I></B></FONT>, <FONT
color=#666666><B>Jakarta</B></FONT>: Wakil Presiden Jusuf Kalla dilaporkan ke
Kepolisian Metro Jakarta Raya hari ini (8/5). Pelapornya Pengurus Besar Himpunan
Mahasiswa Islam- Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI – MPO) menuduh Jusuf
Kalla memprovokasi buruh pada aksi 3 Mei lalu. <BR><BR>“Wakil Presiden diakui
atau tidak menjadi aktor utama pemicu kemarahan buruh akibat pernyataannya,
“kata Sekretaris Jenderal PB HMI,Ilham Munajat di Polda Metro Jaya hari ini.
<BR><BR>Dalam laporan polisi, Jusuf Kalla dianggap melanggar KUHP pasal 406 jo
375 mengenai pernyataan yang memicu perusakan. Menurut Ilham, aksi buruh pada 1
Mei 2006 yang menolak revisi UU No 13/2003 berlangsung damai setelah Komisi IX
menyatakan tak akan melakukan revisi terhadap peraturan tersebut. <BR><BR>Namun,
pada 2 Mei 2006 , Jusuf Kalla mengeluarkan pernyataan di beberapa media massa
bahwa pemerintah akan melakukan revisi, tetapi itu setelah ada kajian dari
perguruan tinggi. “Pernyataan itu memicu aksi ricuh pada demo buruh 3 Mei
lalu,”katanya. <BR><BR>Yuliawati <BR></FONT></P>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size=2>Salam,</FONT></P>
<P><FONT face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif"
size=2>ChanCT</P></FONT></DIV>
<BLOCKQUOTE
style="PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 5px; MARGIN-LEFT: 5px; BORDER-LEFT: #000000 2px solid; MARGIN-RIGHT: 0px">
<DIV style="FONT: 10pt arial">----- Original Message ----- </DIV>
<DIV
style="BACKGROUND: #e4e4e4; FONT: 10pt arial; font-color: black"><B>From:</B>
<A title=ouwehoer@centrin.net.id href="mailto:ouwehoer@centrin.net.id">Yap
Hong Gie</A> </DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>To:</B> <A
title=X-PPI_Se-Eropa77-87@yahoogroups.com
href="mailto:X-PPI_Se-Eropa77-87@yahoogroups.com">Posting X-PPI '77-'87</A> ;
<A title=wahana-news@yahoogroups.com
href="mailto:wahana-news@yahoogroups.com">Posting Wahana-news</A> ; <A
title=tionghoa-net@yahoogroups.com
href="mailto:tionghoa-net@yahoogroups.com">Posting Tionghoa-net</A> ; <A
title=nasional-list@yahoogroups.com
href="mailto:nasional-list@yahoogroups.com">Posting Nasional</A> ; <A
title=marinir@polarhome.com href="mailto:marinir@polarhome.com">Posting
Marinir TNI/AL</A> ; <A title=IndoUsaMil@yahoogroups.com
href="mailto:IndoUsaMil@yahoogroups.com">Posting IndoUsaMil</A> ; <A
title=hankam@yahoogroups.com href="mailto:hankam@yahoogroups.com">Posting
Hankam</A> ; <A title=ppiindia@yahoogroups.com
href="mailto:ppiindia@yahoogroups.com">Post PPIIndia</A> ; <A
title=mediacare@yahoogroups.com href="mailto:mediacare@yahoogroups.com">Post
MediaCare</A> </DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>Sent:</B> Tuesday, May 09, 2006 10:09
AM</DIV>
<DIV style="FONT: 10pt arial"><B>Subject:</B> [nasional-list] Rekomendasi KTT
Tripartit Nasional, 19 Jan '06</DIV>
<DIV><BR></DIV>Bagi yang tidak mengikuti, sebenarnya Pemerintah sudah
men-fasilitasikan <BR>dialog dan perundingan kolektif antara wakil pengusaha
dan wakil <BR>pekerja/buruh, sejak tahun lalu<BR>Awal tahun ini pertemuan
Tripartit yang diwakili oleh pihak Pemerintah, <BR>Pekerja dan Pengusaha, yang
menghasilkan sebuah rekomendasi untuk menyusun <BR>program yang menekankan
sistem hubungan industrial yang harmonis, dinamis <BR>dan
berkeadilan.<BR><BR>Entah bagaimana dan oleh siapa kesepakatan Tripartit ini
dirusak, sehingga <BR>apa-apa yang sudah dicapai mundur kembali ke titik nol,
bahkan sekarang <BR>nampak ikut bermain unsur-unsur kepentingan
politik.<BR><BR>Untuk lebih jelasnya silahkan simak kutipan "Rekomendasi KTT
Tripartit <BR>Nasional."<BR><BR><BR><BR>REKOMENDASI<BR>KONVERENSI TINGKAT
TINGGI<BR>TRIPARTI NASIONAL<BR>(NATIONAL JAKARTA SUMMIT)<BR>JAKARTA, 19
JANUARI 2005<BR><BR><BR> Bahwa pada hari ini, Rabu, tanggal
sembilan belas Januari Tahun 2005 <BR>telah diselenggarakan Konferensi Tingkat
Tinggi Nasional (Nastional <BR>Tripartite Summit) dihadiri oleh unsur-unsur
yang terlibat dalam acara <BR>hubungan internasional yaitu pimpinan serikat
pekerja/serikat buruh, <BR>pimpinan organisasi pengusaha (Apindo/KADIN) dan
wakil pemerintah serta <BR>dihadiri oleh lembaga ketenagakerjaan
internasional, para pengusaha penerima <BR>penghargaan Anugrah Lembaga
Kerjasama Bipartit Tahun 2005 dan sejumlah
<BR>peninjau.<BR><BR><BR> Para peserta konferensi telah
mendengarkan dan mempelajari secara <BR>seksama pidato pembukaan konferensi
yang disampaikan oleh Wakil Presiden <BR>Republik Indonesia, pidato Direktur
ILO di Jakarta, serta paparan yang <BR>disampaikan oleh unsur tripartite
(wakil delegasi pemerintah, serikat <BR>pekerja/serikat buruh, dan pengusaha)
kemudian melakukan dialog secara <BR>intensif melalui proses komunikasi yang
terbuka, setara dan dilandasi oleh <BR>kesadaran atas tanggung jawab bersama
demi kepentingan bersama juga telah <BR>membahas pengalaman-pengalaman masa
lampau dalam melaksanakan Hubungan <BR>Industri Pancasila (HIP) serta
perubahan-perubahan mendasar yang terjadi <BR>akhir-akhir ini yang menuntut
perubahan mendasar dalam paradigma dan sistem <BR>hubungan industrial yang
harmonis, dinamis dan berkeadilan.<BR><BR><BR> Berdasarkan
hal-hal tersebut diatas maka Konferensi merekomendasikan <BR>pokok-pokok
berikut ini :<BR><BR>1. Dalam rangka mewujudkan hubungan industrial yang
harmonis, dinamis dan <BR>berkeadilan perlu disusun program aksi yang mampu
menghadapi kemajuan <BR>teknologi dan era globalisasi, mendorong pertumbuhan
dunia usaha secara <BR>sehat dan kompetitif dan selanjutnya mampu membuka
kesempatan kerja yang <BR>seluas-luasnya, memberikan perlindungan, serta
peningkatan kesejahteraan <BR>pekerja/buruh dan keluarganya.<BR><BR><BR>2.
Pelaksanaan hubungan industrial harus dilandasi oleh persamaan <BR>kepentingan
dan kemitraan yang setara antara pengusaha dan pekerja/buruh, <BR>rasa saling
menghormati, jujur, saling mempercayai, melakukan dialog dan <BR>perundingan
dengan itikad baik dan menolak keterlibatan pihak-pihak yang <BR>tidak
terkait.<BR><BR><BR>3. Untuk dapat secara efektif menerapkan hubungan
industrial, pelaksana <BR>ketiga unsur tripatit yaitu pekerja/buruh, pengusaha
dan pemerintah, harus <BR>meningkatkan peran, fungsi, dan kompetensi
masing-masing.<BR><BR><BR>4. Pelaksanaan hubungan industrial perlu didukung
oleh satu Lembaga <BR>Kerjasama Tripartit/Bipartit yang terstruktur secara
berjenjang mulai <BR>tingkat perusahaan hingga tingkat nasional/global
berdasarkan sistem <BR>keterwakilan mitra sosial secara
proposional.<BR><BR><BR>5. Melalui perundingan kolektif antara wakil pengusaha
dan wakil <BR>pekerja/buruh didukung oleh Lembaga Kerjasama Bipartit di setiap
perusahaan, <BR>perlu diwujudkan syarat-syarat kerja yang non diskriminatif,
pengupaha yang <BR>adil berdasarkan produktivitas bekerja, sistem jaminan
sosial yang <BR>menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan,
pengembangan karier dan <BR>kualitas pekerja/buruh serta kesejahteraan
buruh/pekerja serta keluarganya.<BR><BR><BR>6. Program aksi pelaksanaan
hubungan industtrian dalam bentuk konvensi akan <BR>mebahas
masalah-<BR> maslah berikut :<BR> a.
Mekanisme negiosasi upah dan penetapan upah minimum<BR> b.
Daya saing usaha, biaya produksi dan sistem upah<BR> c.
Pengembangan sumber daya manusia, peningkatan produktivitas dan
<BR>kesejahteraan pekerja/buruh<BR> d. Masalah corporate
social responsibility hubungan industrial global<BR> e.
Mengeliminasi segala bentuk yang mengakibatkan ekonomi biaya tinggi <BR>(high
cost economy)<BR><BR><BR>7. Menyelenggarakan pertemuan Nasional Tripartit
(Tripartite Summit) setiap <BR>tahun dengan memilih topik agenda
tertentu.<BR><BR><BR>8. Mengkaji kembali berbagai peraturan perundangan
khususnya peraturan di <BR>bidang ketenagakerjaan<BR> Yang
dirasakan dapat menghalangi penciptaan situasi yang kondusif bagi
<BR>pemulihan ekonomi Indonesia.<BR><BR><BR> NAMA &
TANDA TANGAN:<BR>TIM PERUMUS KTT NASIONAL TRIPARTIT<BR><BR><BR>1. Muzni
Tambusai<BR>2. Myra M. Hanartani<BR>3. Payaman J. Simanjuntak<BR>4. S. Lumban
Gaol<BR>5. Masri Masyar<BR>6. Syukur Sarto<BR>7. Rustam Aksam<BR>8. Syaiful
DP<BR>9. Rekson Silaban<BR>10. Idin Rosidin<BR>11. Hasanuddin Rachman<BR>12.
Anthony Hilman <BR><BR><BR><BR><BR><BR><BR><BR>------------------------ Yahoo!
Groups Sponsor --------------------~--> <BR>Get to your groups with one
click. Know instantly when new email arrives<BR><A
href="http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/yR.olB/TM">http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/yR.olB/TM</A><BR>--------------------------------------------------------------------~->
<BR><BR> <BR>Yahoo! Groups Links<BR><BR><*> To visit your group on
the web, go to:<BR> <A
href="http://groups.yahoo.com/group/nasional-list/">http://groups.yahoo.com/group/nasional-list/</A><BR><BR><*>
To unsubscribe from this group, send an email to:<BR> <A
href="mailto:nasional-list-unsubscribe@yahoogroups.com">nasional-list-unsubscribe@yahoogroups.com</A><BR><BR><*>
Your use of Yahoo! Groups is subject to:<BR> <A
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">http://docs.yahoo.com/info/terms/</A><BR> <BR><BR><BR><BR></BLOCKQUOTE></BODY></HTML>