<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<HTML><HEAD>
<META http-equiv=Content-Type content="text/html; charset=iso-8859-1">
<META content="MSHTML 6.00.2900.2802" name=GENERATOR>
<STYLE></STYLE>
</HEAD>
<BODY bgColor=#ffffff>
<DIV><FONT face=Arial size=2><FONT face=Arial size=2><FONT
face="Times New Roman" size=3>Berita sore salah satu TV swasta menayangkan
gambar-gambar kerusuhan di <BR>Abepura. Nampak dengan jelas bagaimana
anggota-anggota yang sudah jatuh <BR>tersungkur kemudian dihantam dengan
beberapa buah bongkahan batu besar</FONT></FONT></DIV>
<DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2><FONT face="Times New Roman" size=3>ke arah badan
dan kepala korban. </FONT></FONT></DIV>
<DIV><FONT face=Arial size=2><FONT face="Times New Roman" size=3>Anggota polisi
yang sudah tergeletak tidak berdaya; helm terlepas dan tidak bergerak lagi,
masih juga ditimpakan batu-batu besar dan ada yang ditusuk (tidak nampak di
TV).<BR><BR>Setiap orang waras tahu bahwa penganiayaan berat semacam ini pasti
<BR>menyebabkan kematian orang atau minimal cedera cacat.<BR>Hingga saat ini
tercatat 5 korban tewas dalam kondisi mengenaskan; 4 anggota <BR>Polri dan 1
anggota TNI-AU tewas dalam insiden tersebut, juga mengakibatkan <BR>24 anggota
polisi lainya dirawat dengan luka-luka yang serius.<BR><BR><BR>Bermula dari
penutupan jalan di depan Universitas Cenderawasih (Uncen), <BR>Abepura, selama
dua hari sehingga menyebabkan lalu lintas terputus yang <BR>sudah mengganggu
kepentingan umum.<BR>Dalam tayangan terlihat satu regu pengendalian massa, yang
dipersenjatai <BR>perisai (tameng) dan tongkat rotan, bergerak maju dengan
maksud membongkar <BR>blokade batang-batang pohon.</FONT></FONT></DIV><FONT
face=Arial size=2><FONT face="Times New Roman" size=3>
<DIV><BR>Ketika regu Dalmas melewati barikade, massa yang dari arah depan mulai
<BR>menghujani mereka dengan batu, namun masih bisa bertahan.<BR>Tiba-tiba dari
arah samping; pekarangan Kampus Cendrawasih dan sisi seberang <BR>lainnya muncul
massa yang menyerang regu tersebut, sehingga menghadapi <BR>serangan batu dari
depan, samping kiri dan samping kanan.</DIV>
<DIV><BR>Dalam keadaan terdesak regu Dalmas berusaha mundur tetapi terhalang
oleh <BR>barikade, serang semakin gencaryang membuat formasi polisi kacau dan
<BR>masing-masing berusaha lari menyelamatkan diri.<BR>Ketika itulah banyak
anggota yang terkena batu, yang kena telak terjatuh dan <BR>mereka inilah yang
dihabisi oleh massa.<BR><BR><BR>Menanggapi sikap pasif Human Rights
Organisations dalam tragedi Abepura, <BR>merupakan penegasan kembali bahwa HAM
adalah komoditas dagangan untuk <BR>kepentingan politik.<BR><BR>Kepentingan
politik dengan cover masalah HAM atau Freeport, semuanya <BR>bermuara pada
tujuan akhir; yaitu Papua Merdeka.<BR><BR>Wassalam,
yhg.<BR>-------------------</FONT><BR><BR></DIV></FONT></FONT></DIV></BODY></HTML>